Krimsus86.com, Lampung, 21 Januari 2026 – Ketua Umum Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), M. Nurullah, menyoroti program pendanaan UMKM yang diklaim telah terealisasi senilai 270 triliun rupiah oleh Kementerian UMKM. Menurut Nurullah, sebagian besar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Lampung hingga kini belum merasakan manfaat dari dana tersebut.
“Banyak keluhan dari pelaku UMKM di berbagai wilayah Lampung yang menyatakan belum menerima manfaat dari dana pendanaan yang besar ini. Padahal UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah dan sangat membutuhkan dukungan keuangan, khususnya di tengah tantangan ekonomi saat ini,” ujar Nurullah saat menemui pelaku UMKM di Bandar Lampung, Rabu (21/1/2026).
Nurullah menekankan bahwa meskipun alokasi dana sangat signifikan, aksesibilitas dan transparansi dalam penyalurannya masih menjadi permasalahan utama. Banyak UMKM yang tidak mengetahui prosedur pengajuan bantuan atau menghadapi hambatan administratif yang kompleks.
“Kita perlu menanyakan bagaimana mekanisme penyaluran yang diterapkan, apakah sosialisasinya sudah menjangkau tingkat desa atau kelurahan, serta bagaimana pengawasan agar dana benar-benar sampai ke tangan yang berhak,” tambah Nurullah.
Ketua PWDPI itu juga menyatakan kesiapannya bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk melakukan pemantauan mendalam atas penggunaan dana tersebut, agar dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan UMKM di Lampung.
“UMKM berhak mendapatkan akses yang adil dan mudah terhadap dukungan keuangan ini. Kami berharap pemerintah segera melakukan evaluasi dan memperbaiki mekanisme penyaluran agar manfaatnya dirasakan secara merata,” pungkas Nurullah.
Tim Media Group PWDPI






