Krimsus86.com, Lampung Utara – Warga Desa Talang Bojong Barat dan Desa Talang Bojong, Kabupaten Lampung Utara, mengeluhkan kondisi jalan kabupaten yang menjadi akses utama penghubung antar dua desa tersebut. Jalan yang telah mengalami kerusakan parah selama lebih dari 15 tahun itu hingga kini belum mendapat penanganan serius dari pemerintah.
Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, kondisi jalan terlihat sangat memprihatinkan. Sepanjang ruas jalan dipenuhi lubang besar, berlumpur dan licin saat musim hujan, serta berdebu tebal ketika musim kemarau. Kerusakan ini dinilai sangat menghambat aktivitas masyarakat sehari-hari.
Jalan tersebut merupakan jalur vital perekonomian warga, akses menuju sekolah, serta sarana utama masyarakat untuk menuju fasilitas kesehatan dan pasar. Namun akibat kondisi jalan yang rusak, mobilitas warga menjadi terganggu, biaya transportasi meningkat, dan risiko kecelakaan lalu lintas semakin tinggi.
Salah seorang warga setempat mengungkapkan bahwa kerusakan jalan telah berlangsung lama tanpa adanya perbaikan permanen.
“Sudah lebih dari 15 tahun jalan ini rusak, Pak. Kami sudah sering mengeluh, tapi belum juga ada perbaikan. Kalau hujan, motor sering jatuh karena licin,” ujar warga.
Warga berharap Gubernur Provinsi Lampung dapat turun langsung meninjau kondisi jalan tersebut agar mengetahui secara nyata penderitaan masyarakat. Mereka meminta pemerintah segera mengalokasikan anggaran untuk perbaikan menyeluruh dan permanen, bukan hanya tambal sulam yang tidak bertahan lama.
Masyarakat menilai, perbaikan jalan ini sangat penting untuk menunjang pertumbuhan ekonomi desa, memperlancar akses pendidikan, serta meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga.
Melalui pemberitaan ini, warga Desa Talang Bojong Barat dan Desa Talang Bojong berharap aspirasi mereka dapat didengar dan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi demi kesejahteraan dan kemajuan bersama.
(M. Dahlan)






