Pastikan Akurasi Laporan Keuangan, Kodam II/Sriwijaya Gelar Rekonsiliasi Intern

Krimsus86.com, Palembang – Kodam II/Sriwijaya menyelenggarakan Rekonsiliasi Intern Wilayah dalam rangka penyusunan Laporan Keuangan (LK) Tahun Anggaran 2025, bertempat di Gedung Nasution, Palembang, Kamis (15/01/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Asisten Perencanaan Kodam II/Sriwijaya (Asrendam) Kolonel Inf Mustamin.

Rekonsiliasi tersebut diikuti oleh para pejabat logistik dan keuangan dari berbagai satuan jajaran Kodam II/Sriwijaya, baik secara tatap muka maupun virtual. Kegiatan ini bertujuan menyinkronkan data antara seksi logistik sebagai pengelola Barang Milik Negara (BMN) dengan seksi keuangan sebagai pengelola anggaran, guna memastikan keakuratan dan validitas laporan keuangan.

Berita Lainnya

Dalam sambutan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., yang dibacakan oleh Asrendam, ditegaskan bahwa tuntutan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara pada Tahun Anggaran 2025 semakin meningkat. Oleh karena itu, seluruh satuan diminta tetap menjaga keseriusan, ketelitian, dan integritas dalam menyelesaikan tanggung jawab administrasi negara.

Pangdam menekankan bahwa tujuan utama kegiatan rekonsiliasi ini bukan semata-mata untuk mengejar opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), melainkan memastikan setiap rupiah uang negara yang dikelola TNI Angkatan Darat benar-benar tercatat, memiliki wujud fisik yang jelas, serta dilaporkan secara akurat sesuai dengan ketentuan dan parameter dalam aplikasi SAKTI.

Lebih lanjut, Pangdam memberikan sejumlah penekanan penting, di antaranya agar seluruh peserta melakukan cross-check data secara detail, mencatat seluruh transaksi keuangan dan aset tetap selama TA 2025, serta menyusun rekapitulasi penerimaan hibah secara lengkap. Selain itu, saldo awal neraca TA 2025 pada aplikasi SAKTI harus dipastikan telah sesuai dengan saldo akhir TA 2024 yang telah diaudit.

Menutup sambutannya, Pangdam menginstruksikan kepada seluruh peserta untuk segera berkoordinasi dengan tim pendamping dari Keuangan Kodam (Kudam) apabila menemukan kendala teknis, baik terkait aplikasi maupun kelengkapan dokumen sumber. Seluruh proses pelaporan diminta dilaksanakan secara jujur, transparan, dan akuntabel, tanpa adanya data yang ditutupi atau direkayasa, demi menjaga profesionalisme dan kredibilitas institusi Kodam II/Sriwijaya.

Pewarta: Rudi H.

Biro: Kota Palembang

Pos terkait