Hujan Lebat Perparah Banjir Medang Asem, Warga Dusun Karajan Desak Pemda, PUPR, dan BBWS Bertindak Tegas

KRIMSUS86.COM –  KARAWANG 2 Januari  2026 – Banjir yang merendam Dusun Karajan RT 06 RW 02, Desa Medang Asem, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, hingga awal Januari 2026 belum juga surut. Genangan air yang terjadi sejak akhir November 2025 tersebut telah berlangsung lebih dari satu bulan dan semakin parah akibat intensitas hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Tingginya curah hujan menyebabkan debit air Kali Apur meningkat signifikan. Namun, aliran sungai yang seharusnya menjadi jalur pembuangan air dinilai tidak berfungsi secara optimal. Warga menyebut kondisi ini diperparah oleh keberadaan bangunan liar (bangli) yang berdiri di atas aliran Kali Apur, sehingga menghambat arus air dan memicu luapan ke area permukiman warga.

Berita Lainnya

Ironisnya, hingga memasuki Januari 2026, masyarakat belum melihat adanya langkah tegas dan konkret dari Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang, baik oleh Bupati Karawang H. Aep Saepulloh, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), maupun Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Kondisi tersebut memicu kekecewaan dan keresahan di tengah masyarakat terdampak.

“Saat hujan lebat turun, air langsung naik. Sudah hampir sebulan lebih kami hidup di tengah genangan. Kami hanya ingin kejelasan, kapan bangunan liar di atas Kali Apur itu dibongkar,” ujar salah seorang warga Dusun Karajan.

Banjir berkepanjangan ini berdampak serius terhadap aktivitas masyarakat. Akses lingkungan terganggu, aktivitas ekonomi lumpuh, serta ancaman berbagai penyakit mulai menghantui warga. Masyarakat menilai penanganan yang dilakukan pemerintah terkesan lamban, sementara kondisi di lapangan terus memburuk.

Warga Dusun Karajan mendesak Bupati Karawang, Dinas PUPR, dan BBWS agar tidak berhenti pada tahap pendataan atau peninjauan semata, melainkan segera mengambil langkah nyata berupa penertiban bangunan liar serta normalisasi Kali Apur. Tanpa tindakan tegas dan menyeluruh, banjir dikhawatirkan akan terus berulang setiap kali hujan lebat melanda wilayah tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah segera hadir dengan solusi konkret dan berpihak pada keselamatan warga. Hak masyarakat atas lingkungan yang aman, sehat, dan layak huni dinilai harus menjadi prioritas utama.

(Dedi Cambang)

Editor: Media krimsus86.com

Pos terkait