Krimsus86.com – Parigi Moutong, Sulawesi Tengah – Menanggapi permintaan keterangan dari media, Direktur LSM FORMAT menyampaikan sikap resmi terkait dugaan penyalahgunaan distribusi solar subsidi di SPBU Desa Mensung yang dinilai telah meresahkan masyarakat, khususnya sopir truk, petani, dan nelayan sebagai kelompok utama penerima manfaat subsidi.
LSM FORMAT menegaskan bahwa solar subsidi merupakan kebijakan negara untuk melindungi rakyat kecil, bukan untuk dijadikan komoditas spekulatif yang dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
“Apabila benar di lapangan harga solar subsidi mencapai Rp400.000 per galon atau jerigen, jauh di atas harga resmi SPBU sekitar Rp231.000, maka hal tersebut merupakan indikasi kuat terjadinya penyimpangan distribusi, baik dalam bentuk penimbunan, permainan oknum, maupun dugaan praktik mafia BBM,” tegas Direktur LSM FORMAT.
Menurut LSM FORMAT, kondisi tersebut menimbulkan dampak serius, antara lain:
Mencederai rasa keadilan sosial, karena rakyat kecil dipaksa membeli BBM subsidi dengan harga tidak wajar.
Mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian, perikanan, dan transportasi yang sangat bergantung pada solar subsidi.
Berpotensi melanggar hukum, apabila terbukti adanya kerja sama oknum tertentu dalam menyalahgunakan kuota subsidi negara.
Atas dasar itu, Direktur LSM FORMAT Pusat Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mendesak:
Pertamina dan BPH Migas untuk segera melakukan audit serta pengawasan ketat terhadap SPBU yang diduga bermasalah.
Aparat penegak hukum, baik Kepolisian maupun Kejaksaan, agar turun langsung ke lapangan dan mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan tersebut secara transparan.
Pemerintah daerah untuk tidak tinggal diam dan berpihak pada kepentingan rakyat kecil, serta menghentikan praktik yang merugikan masyarakat.
LSM FORMAT menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan ini dan siap menyerahkan data serta laporan masyarakat kepada pihak berwenang.
“Jika subsidi tidak lagi sampai kepada rakyat kecil, maka yang rusak bukan hanya sistem distribusi, tetapi juga kepercayaan masyarakat kepada negara,” tegas Direktur LSM FORMAT.
Reporter: Kiman






