Aktivis Papua Desak Polres Nabire Usut Dugaan Eksploitasi Anak dalam Praktik Penjualan Togel

Aktivis Papua Desak Polres Nabire Usut Dugaan Eksploitasi Anak dalam Praktik Penjualan Togel

Nabire, Papua Tengah — Jum’at 28 November 2025.Aktivis Papua yang juga Ketua LSM WGAB Papua, Yerry Basri Mak, SH, MH, meminta Kepolisian Resor Nabire segera mengusut dugaan praktik eksploitasi anak di bawah umur yang disebut terlibat sebagai pengecer kupon judi togel di wilayah Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.

Berita Lainnya

Kepada media, Yerry menyampaikan bahwa dalam kunjungannya ke Nabire pada 26 November 2025, ia mendatangi beberapa titik yang diduga menjadi lokasi penjualan kupon togel. Lokasi yang disasar antara lain kawasan Sriwini di depan pertokoan, hingga area Jalan Poros KPR Nabarua Atas.

Dalam peninjauan tersebut, Yerry mengaku menemukan beberapa pondok yang diduga menjadi tempat penjualan kupon togel. Ia bahkan mencoba masuk ke salah satu pondok dengan menggunakan sepeda motor untuk memastikan aktivitas yang berlangsung di lokasi tersebut.

Menurut pengakuannya, ia mendapati seorang anak di bawah umur yang disebut sedang menulis dan menjual kupon togel, yang menurut klaimnya terkait dengan seorang bandar yang disebut sebagai mama Umi. Yerry menyatakan keprihatinannya atas dugaan keterlibatan anak dalam aktivitas perjudian.

“Saya sangat menyayangkan jika benar ada anak di bawah umur yang dijadikan pengecer atau penulis kupon togel. Ini merupakan dugaan pelanggaran terhadap UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” ujar Yerry.

Ia kemudian mendesak Kapolres Nabire untuk melakukan penyelidikan dan mengambil tindakan hukum apabila terbukti telah terjadi eksploitasi anak dalam kegiatan perjudian tersebut.

“Sebagai aktivis Papua, saya meminta Kapolres Nabire segera mengusut dan memproses pihak-pihak yang diduga terlibat. Perjudian ini harus dihentikan, terutama jika melibatkan anak-anak,” tambahnya.

Pewarta: Yerry /Redtim

Editor: Media rimsus86.com

 

Pos terkait