๐—ง๐—ฎ๐—ธ ๐—”๐—ฑ๐—ฎ ๐—ง๐—ฎ๐—ป๐—ฑ๐—ฎ ๐—ž๐—ฒ๐—ธ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ๐—ป ๐—ฝ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ ๐—ง๐˜‚๐—ฏ๐˜‚๐—ต ๐—ฃ๐—ฟ๐—ถ๐—ฎ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ง๐—ฒ๐˜„๐—ฎ๐˜€ ๐—ฑ๐—ถ ๐—ฆ๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ถ ๐—š๐—ฒ๐—บ๐—ฝ๐—ผ๐—น ๐—œ๐—ป๐—ฑ๐—ฟ๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐˜†๐˜‚,ย  ๐— ๐—ฒ๐˜€๐—ธ๐—ถ ๐—•๐—ฒ๐—ด๐—ถ๐˜๐˜‚ ๐—ฃ๐—ผ๐—น๐—ถ๐˜€๐—ถ ๐— ๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—ต ๐—ง๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ด๐˜‚ ๐—›๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—น ๐—ข๐˜๐—ผ๐—ฝ๐˜€๐—ถ

๐—ง๐—ฎ๐—ธ ๐—”๐—ฑ๐—ฎ ๐—ง๐—ฎ๐—ป๐—ฑ๐—ฎ ๐—ž๐—ฒ๐—ธ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ๐—ป ๐—ฝ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ ๐—ง๐˜‚๐—ฏ๐˜‚๐—ต ๐—ฃ๐—ฟ๐—ถ๐—ฎ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ง๐—ฒ๐˜„๐—ฎ๐˜€ ๐—ฑ๐—ถ ๐—ฆ๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ถ ๐—š๐—ฒ๐—บ๐—ฝ๐—ผ๐—น ๐—œ๐—ป๐—ฑ๐—ฟ๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐˜†๐˜‚,ย  ๐— ๐—ฒ๐˜€๐—ธ๐—ถ ๐—•๐—ฒ๐—ด๐—ถ๐˜๐˜‚ ๐—ฃ๐—ผ๐—น๐—ถ๐˜€๐—ถ ๐— ๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—ต ๐—ง๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ด๐˜‚ ๐—›๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—น ๐—ข๐˜๐—ผ๐—ฝ๐˜€๐—ถ

Berita Lainnya

Minggu ,26 – Oktober – 2025

Krimsus86.com _ Indramayu Jawabarat – Polisi memastikan tidak menemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh pria yang ditemukan mengambang di Sungai Gempol Desa Parean Girang, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

 

โ€œHasil pemeriksaan pemeriksaan forensik menunjukkan bahwa kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,โ€ kata Kapolsek Kandanghaur, AKP Surahmat, saat dikonfirmasi, Minggu (26/10/2025).

 

Meski begitu, polisi masih menunggu hasil otopsi lanjutan guna memastikan penyebab kematiannya.

 

Surahmat mengatakan, korban diketahui bernama Ahmat Rizki (23) warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

 

Jenazahnya pertama ditemukan oleh warga saat sedang beraktivitas di sekitar sungai pada Sabtu (25/10/2025) pagi, kondisi jenazah kala itu terlilit sweter di bagian leher.

 

Setelah dievakuasi, polisi membawa jenazah ke RS Bhayangkara Indramayu untuk dilakukan visum luar dan otopsi.

 

Proses otopsi dipimpin dokter forensik dr Andri Nur Rohman dan berlangsung sejak dini hari tadi sekitar pukul 00.15 WIB.

 

โ€œUntuk memastikan penyebab kematian, kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari tim Dokpol RS Bhayangkara Indramayu,โ€ ujarnya.

 

Surahmat menambahkan, otopsi dilakukan sebagai langkah profesional Polri guna memastikan apakah ada unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

 

โ€œSeluruh prosedur juga kami tempuh dengan standar operasional penyelidikan dan prinsip penghormatan terhadap korban maupun keluarga,โ€ ujar dia.

 

Surahmat dalam hal ini meminta kepada masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait peristiwa ini dan menunggu keterangan resmi dari kepolisian.

 

โ€œKami berharap masyarakat dapat menahan diri dan mempercayakan proses penyelidikan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Mari bersama menjaga ketenangan dan tidak memperkeruh suasana dengan informasi yang belum tentu benar,โ€ ujarnya menegaskan.

 

Surahmat menambahkan, polisi dalam hal ini sangat terbuka terhadap segala informasi, warga bisa melapor apabila mengetahui adanya kejadian mencurigakan di lingkungan sekitar untuk membantu proses penyelidikan yang sedang berlangsung.

 

Humas .Polres Indramayu

Wardono Hs.s.e

Korwil Jawabarat

Pos terkait